Thursday, April 9, 2015

Akankah Game Booster Meningkatkan Kinerja Game PC?



Aplikasi "Game Booster" mengklaim mereka bisa meningkatkan kinerja gaming dengan satu klik, menjadikan PC Anda ke dalam "Game Mode" dan mengalokasikan semua sumber daya yang ada untuk game. Tapi apakah hal tersebut benar-benar bekerja?
Game dalam PC berbeda dari game dalam konsol. Konsol menjalankan sistem operasi minimum yang dioptimalkan untuk game, tetapi PC menjalankan sistem operasi untuk berbagai tujuan seperti Windows yang melakukan hal-hal lain di background.





Apa yang Dilakukan "Game Booster"


Game Booster termasuk Razer Game Booster oleh IObit dan Wise Game Booster. Bagusnya, keduanya adalah program gratis. 

Berikut adalah bagaimana Razer Game Booster menjelaskan fitur "Game Mode" dalam produknya:
Fitur ini berfokus pada game Anda dengan mematikan sementara fungsi dan aplikasi yang tidak perlu, menempatkan semua sumber daya komputer Anda untuk gaming, yang memungkinkan Anda memasuki zona game dengan cara yang seharusnya dimainkan tanpa membuang-buang waktu untuk mengubah pengaturan atau konfigurasi.
Pilih game Anda, klik tombol "Launch" dan biarkan kami melakukan sisanya untuk mengurangi stres pada komputer dan meningkatkan frame per second. 
Dengan kata lain, program ini memungkinkan Anda untuk memilih game dan menjalankannya melalui utilitas game booster. Bila Anda melakukannya, Game Booster secara otomatis akan menutup semua program yang berjalan di backgroud pada komputer Anda, secara teoritis mengalokasikan lebih banyak sumber daya komputer Anda untuk game.


"optimasi dalam satu-klik" ini adalah inti dari program Game Booster, meskipun mereka juga mendukung fitur lainnya. Sebagai contoh, mereka mungkin menunjukkan driver yang sudah out of date, meskipun biasanya Anda hanya perlu mencentang "check update automatically", dan driver grafis secara otomatis memeriksa update saat ini. 

Razer Game Booster juga memungkinkan Anda untuk melihat proses apa saja yang akan secara otomatis ditutup ketika Game Mode diaktifkan. Proses ini akan dijalankan lagi ketika Anda meninggalkan Game Mode. Anda bebas untuk menyesuaikan proses-proses yang ingin ditutup dan yang ingin terus diaktifkan.




Hasil Benchmark

Kami meragukan janji-janji mereka, jadi kami menjalankan beberapa alat benchmark - baik dengan dan tanpa Razer "Game Mode" diaktifkan.

Berikut adalah beberapa hasil benchmark yang diambil dari sistem kami, yang dilakukan dengan pengaturan grafis tinggi:

Batman: Arkham Asylum
  • Minimum: 31 FPS
  • Maximum: 62 FPS
  • Average: 54 FPS
Batman: Arkham Asylum (menggunakan Game Booster)
  • Minimum: 30 FPS
  • Maximum: 61 FPS
  • Average: 54 FPS
Yang cukup menarik, benchmark tersebut sebenarnya sedikit lebih lambat saat Game Mode diaktifkan. Namun, Hasilnya tetap baik dalam margin of error. Game Mode tidak memperlambat apa pun, tetapi juga tidak mempercepat apa-apa. Game Mode tidak melakukan apa-apa sama sekali.


Metro 2033
  • Average Framerate: 17.67 FPS
  • Max. Framerate: 73.52 FPS
  • Min. Framerate: 4.55 FPS
Metro 2033 (menggunakan Game Booster)
  • Average Framerate: 16.67 FPS
  • Max. Framerate: 73.59 FPS
  • Min. Framerate: 4.58 FPS
Dengan mengaktifkan Game Mode, hasilnya tetap baik dalam margin of error. Framerate rata-ratanya sedikit lebih lambat, meskipun maksimum dan minimum framerate lebih tinggi.


Dengan mengaktifkan Game Mode, hasil kami benar-benar menjadi yang lebih rendah. Ini bukan karena Game Mode melakukan sesuatu yang salah. Sebaliknya, kemungkinan bahwa task di background yang menggunakan sumber daya lebih banyak selama Game Mode diaktifkan. Game Mode mencoba untuk meminimalisir gangguan tersebut, namun Windows adalah sistem operasi yang rumit dengan banyak bagian yang bergerak dan tidak ada cara untuk menghentikan segala sesuatu yang berjalan di background. Game Mode telah mencobanya, hanya saja tidak bisa menyampaikannya.

Perlu dicatat bahwa hasil benchmark ini tidak akan berlaku untuk semua komputer. Karena cara Razer Game Booster bekerja, orang-orang yang memiliki ratusan program yang berjalan di background akan melihat peningkatan yang nyata sementara orang-orang yang hanya menjalankan beberapa program ringan di background tidak akan melihat peningkatan apapun. Hasil benchmark ini memberi kita gambaran tentang berapa banyak "Game Mode" meningkatkan kinerja pada komputer tipikal dengan jumlah program background yang wajar.



Apakah Game Booster Berguna?

Sebuah program Game Booster hanya melakukan sesuatu yang sudah bisa Anda lakukan sendiri. Sebagai contoh, jika Anda memiliki BitTorrent client yang berjalan di latar belakang, men-download file dan menggunakan hard drive, ini akan meningkatkan waktu loading game karena game harus bersaing dengan BitTorrent client untuk mengakses hard drive. Program Game Booster secara otomatis menutup BitTorrent client ketika Anda menjalankan game memang akan meningkatkan performa game, tetapi Anda sendiri juga bisa saja mempercepat performa game dengan menutup BitTorrent client atau menghentikan download ketika Anda akan bermain game.

Pada komputer modern, program yang berjalan di background umumnya tidak menggunakan sejumlah besar sumber daya dan umumnya tetap di utilisasi CPU 0% saat tidak melakukan apapun. Anda dapat memeriksanya sendiri dengan membuka Task Manager — Anda mungkin tidak akan melihat banyak program background menyedot waktu CPU. 

Sebuah program Gaming Booster hanyalah jalan pintas yang memungkinkan Anda untuk memulai game tanpa mengelola program-program yang berjalan di desktop Anda sendiri. Ini tidak akan meningkatkan kinerja gaming PC Anda besar-besaran.



Kita juga harus mencatat bahwa alat tersebut mungkin sering menawarkan fitur-fitur yang dapat berguna bahkan untuk user yang lebih berpengalaman. Sebagai contoh, Razer Game Booster menawarkan fitur Screen Capture seperti milik FRAPS untuk merekam layar Anda. Namun, Game Mode itu sendiri tampaknya tidak begitu berguna selain sebuah shortcut.

No comments:

Post a Comment

Official Virgozta